Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Aku dan Kamu (Yang ada di ujung sana)

Gambar
Kamu.. Iya kamu yang berada di ujung sana. Yang mungkin juga sedang menantiku dalam tanda tanya. Tunggulah aku dalam kesabaran utuh mu. Hingga tiba saatnya kita saling menatap. Tatapan pertama kita dalam proses yang akan membawa kita pada satu masa yang akan mengantarkan kita pada satu kata itu. Barokah. Ya, barokah yang mejadi tujuan utama kita nantinya saat kita sama-sama menyampaikan niat kita, tak adalagi yang lebih indah dari Barokah yang Allah anugerahkan untuk kebersamaan yang telah kita nantikan ini. Dimana rindu tiap malamnya menemani kesepian malam kita. Dimana airmata tiap tetesnya menjadi saksi kita. Dimana untaian kata dalam doa menjadi pengikat kita. Hingga masa itu datang. Aku dan.. Kamu.. Iya kamu yang berada di ujung sana. Yang sedang tersenyum tulus dalam keikhlasan penantiannya, menanti satu masa bersama..  Aku. Iya aku yang disini Yang sedang mempersiapkan diri menyambut kedatangan mu, dengan semua keterba...

Mereka Yang Kucintai

Gambar
Karena mereka yang selalu menguatkan aku. Yang menerima semua kesalahan, mengingatkan ketika salah langkah, menyemangati ketika lelah, memarahi ketika khilaf, memeluk ketika rindu, menopang kaki pabila lemah. Yang tawa, senyum dan airmata nya selalu menyertakan aku. Yang diam nya mendoakan aku. Mereka yang aku cintai… Keluargaku.. Semoga Allah mengumpulakn kami dalam surgaNya kelak, Bersama orang-orang yang kami cintai..

Dua Puluh Tiga

Dua Puluh Tiga Satu lagi angka yang bertambah. Satu lagi masa yang harus dilewati. Satu lagi momen yang tak boleh disiakan. Satu lagi kesempatan yang di berikan. Dua Puluh Tiga, menjadi satu angka dimana evaluasi harus dilakukan secara sunguh-sungguh, apalgi ketika melihat cheklist Konsesus di dua puluh dua. Rasanya malu beuuuutttt. Tak lebih dari 35% nya saja yang tercapai. Sisanya, tersia-siakan begitu saja. Walau memang ada beberapa prestasi yang memang diraih tanpa pernah ada di list tersebut siih.. Tapi tetap saja, kurang dari 35% bukan lah suatu prestasi. Itu adalah nilai yang aku berikan untuk diriku sendiri. itu adalah nilai atas kerjaku selama satu tahun kebelakang. Itu adalah apa yang sudah aku usahakan, energi yang telah aku keluarkan, dan kontribusi yang aku berikan. Merah, merah semerah-merahnya rapot aku itu. Jelek sejelek jeleknya nilai atas kerjaku selama ini. Tapi memang sebanding tentunya dengan semua yang udah aku lakuin. L Dan Dua Pu...

Terus Berlari

Adakah seseorang yang begitu banyak berlari selain aku?? Bukan, ini bukan tentang kegiatan menyegarkan badan itu apalagi persiapan menghadapi kejuaraan lomba lari. Tapi berlari dari semua masalah hidup yang sedang menerpa. Karna rasanya sudah terlalu sering aku berlari tanpa berani menghadapinya. Sampai saat ini, ketika lagi-lagi di hadapi pada sebuah ujian berat yang menimpa keluargaku, khusunya aku. Yang terlintas di benakku hanya tentang berlari, menghindar untuk bisa menghadapinya. Berharap semua berakhir dengan sebuah keajaiban. Hanya Dengan Jentikan jari, tring. Hidupku menjadi lebih baik setelahnya. Berlari dari masalah. Nampaknya itu semua sudah menjadi profesi ahliku saat ini. Bukan bangga, hanya saja menjadi lebih pemberani untuk menghadapinya pun aku belum bisa. Kadang akupun bertanya kenapa aku seperti ini. Begitu lemah tanpa daya. Bahkan saking lemahnya dan saking aku terus menghindari dari apapun itu masalah yang ada, aku malah jadi mnegacuhkan semuanya. Seolah-o...

AKU

Tak ingin terus berbeda.. Hanya ingin menjadi Istimewa...

Dia yang Kehilangan Pesonanya..

Dulu aku tak peduli tentang perasaan yang ada untuknya. Karena perasaan yang ada itu melebihi dari sebuah pengakuan dan kata-kata. Pastinya semuanya adalah cinta. Melebihi semua cinta yang pernah kurasakan. Ia tumbuh seiring dengan tumbuhnya semua sel dalam diriku. Tapi kini, aku tak tahu apa yang terjadi padaku. Perasaan itu Nampak asing kini. Bahkan cenderung berubah dan makin parah. Aku tak lagi meyukainya. Menyukai apapun tentang dia. Apa yang dia lakukakan, katakan, kenakan, usahakan, semuanya menjadi salah bagiku. Aku membencinya. Dan menyadari aku membencinya makin membuat aku membencinya karena ia yang membuat aku begitu membencinya.   Tapi aku tahu, aku takkan sanggup jika ia benar-benar meninggalkanku. Aku hidup karena dia ada. Aku punya cerita dengannya sepanjang usiaku. Dia pernah menjadi orang yang aku kagumi, aku idolakan. Aku mencintainya. Dan dia mencintaiku. Dia ada dalam do’aku, dan aku ada lebih banyak dalam do’anya. Tapi aku membenciny...

Akhir Februari ku

Sebuah keputusan besar yang aku buat, membuatku berpikir apakah ini jadi kabar gembira atau justru kabar duka ku.  Di satu sisi ini pernah jadi harapan terbesarku dulu. Ya.. kurang lebih tiga tahun lalu, sampai tadi. Sesuatu yang memang timbul dan tenggelam, tapi pernah menjadi mimpiku. ‘someday I’ll be there, because I think that place will makes me growth quickly’.   Sebuah tempat dimana aku pernah benar-benar memimpikannya untuk aku menapaki karirku. Dan hari ini, langkah pertamaku sudah ku ayunkan untuk berada di ‘dalam’nya.  Tapi di sisi lain, ada mimpi lain yang juga kini lebih sering menguat hadir dalam setiap hariku. ‘someday, I’ll be like that’s. I’ll be someone who can touch my star’. Sebuah mimpi yang cukup besar dan panjang, tapi yang sampai saat ini aku tak tahu bagaimana cara untuk melangkahkan kakiku menujunya.

Review Agustus - Desember

Gambar
Weits… Lama juga ya gak nulis lagi di blog ini… Nampaknya udah terlalu banyak hal yang terlewatkan, yang udah terjadi sama aku. 5 bulan gitu dari tulisan terakhir yang aku posting. Dan tetiba pengen nulis lagi, biar bisa refleksi tentang yang udah terjadi lima bulan ini. Dan.. someday .. mungkin sepuluh taun yang akan datang, aku baca nih blog, bisa ketawa dan nangis sendiri, ngebaca semuanya.. itupun kalo emang ada umurnya.. :) Oke.. pengen mulai nge review apa yang udah terjadi sama aku dalam 5 bulan terakhir ini… Di bulan Agustus.. Tentunya pas itu ramadhan.. dan.. kerjaan aku numpuk banget pas ramadhan. Tapi, ada satu kebanggan saat itu, alhamdulillah berhasil menuhin target Qiyamul lai l dan tilawah . Walau targetnya gak muluk2, tapi dengan terpenuhi saja udah ngebuat aku bangga sama diri sendiri. Hehe.. Ya.. masalahnya dua tahun sebelumnya, semenjak kerja aku susah banget menuhin target ramadhan. Dan tahun ketiga aku berhasil… Yeah.. September, dengan theme ...